Selasa, 30 Juni 2015

Mulai dari Diri Sendiri, Jaga Persatuan Bangsa!

Mulai dari Diri Sendiri, Jaga Persatuan Bangsa! 
Oleh : Muhammad Adli Rizqulloh 

*Tulisan ini dibuat dalam rangka mengikuti Beasiswadataprint Periode 1 2015. Beasiswa ini merupakan Program CRS dari DATAPRINT. Sahabat Printer Pelajar Indonesia! 



Siapa yang tidak kenal Indonesia? Sebuah negara yang membentang cemerlang di atas garis khatulistiwa. Tidak hanya gemilang pesona alamnya, Indonesia juga dikenal mempesona keanekaragaman sumber daya manusia. Baik itu budaya, agama, ras, suku, maupun bahasanya. Keanekaragaman itu telah membudaya menjadi sebuah keharmonisan. Kalau di langit ada pelangi yang mempercantiknya, kalau di darat ada Indonesia yang mempercantik tampilannya. Memang, semenjak bangsa ini merdeka telah dirumuskan sebuah semboyan pemersatu bangsa yaitu Bhineka Tunggal Ika. Semboyan yang berasal dari bahsa jawa kuno ini mempunyai makna walaupun berbeda ras, warna kulit, logat daerah, semuanya tetap dari negara yang sama yaitu Indonesia. Intinya adalah semboyan ini menyiratkan sebuah kekuatan toleransi antar masyarakat. Mungkin saja tanpa toleransi negara ini tidak dapat berdiri bahkan merdeka menjadi bangsa yang berdaulat. Lantas sudah tenangkah kita dengan kondisi persatuan bangsa sekarang ini? Apa sih di dunia ini yang abadi hanya mempunyai satu sisi tanpa sisi berlainannya? Betul apapun selalu mempunyai dua sisi bak mata uang. Ada baik ada buruk, ada positif ada pula negatif, dan ada kekal kerukunan pasti ada juga celah-celah perpecahan. Termasuk juga dalam hal persatuan bangsa, pasti ada celah-celah pemecah belahnya. Pada intinya apa yang paling ditakuti dari sebuah persatuan? Benar sekali jawabnya adalah perpecahan. Bangsa ini sudah utuh seperti halnya semboyannya, berbeda-beda tapi satu. Apakah mungkin terpecah? Mungkin saja. Kalau begitu apa kira-kira penyebabnya? Berbicara mengenai penyebab runtuhnya persatuan bangsa sangatlah banyak, namun penyebab utamanya dapat dibedakan menjadi dua yaitu faktor internal dan eksternal. Sekarang yang lebih penting adalah sedia payung sebelum hujan. Melakukan upaya-upaya mulai dari diri sendiri untuk mencegah runtuhnya persatuan bangsa. Berikut ini adalah langkah-langkah kecil untuk tetap menjaga persatuan bangsa. 

1.       Meningkatkan Cinta Tanah Air
Semakin lama semakin cinta, semakin tua semakin tambah cinta. Begitu seharusnya rasa yang kita rasakan sebagai warga negara Indonesia. Kita wajib memiliki rasa cinta tanah air yang semakin lama semakin meningkat deras tak terbendung. Kalau sudah cinta logikanya apapun akan dilakukan untuk tetap membuat bangsa ini tersenyum manis. 

2.       Rela Berkorban
Sikap rela berkorban adalah sikap yang mencerminkan adanya kesediaan dan keikhlasan memberikan sesuatu yang dimiliki untuk orang lain, walaupun akan menimbulkan penderitaan bagi diri sendiri. Inilah prinsip bermasyarakat yang merupakan ciri bangsa Indonesia, sepertihalnya anggota badan ketika satu sakit semua merasakan sakit dan satu senang semua merasakan kesenangan. 

3.       Memperdalam Wawasan Nusantara
Memperdalam wawasan nusantara adalah pengingat bagi seseorang bahwa hidup di Indonesia ini adalah hidup di tengah-tengah keberagaman. Selain itu, semakin dalam pengetahuan wawasan nusantara seseorang juga dapat menambah kecintaan akan bangsa ini. 

4.       Saling Menghormati dan Menghargai
Manusia diciptakan sebagai makhluk sosial yang artiya manusia tidak mungkin bisa hidup sendiri tanpa orang lain. Manusia perlu berinteraksi dengan sesamanya. Manusia juga memiliki banyak kebutuhan dan keinginan yang semuanya tidak mungkin untuk kita penuhi sendiri. Memang, setiap manusia mempunyai keyakinan masing-masing yang tentunya berbeda satu sama lain. Setiap orang pula memiliki keinginan agar keinginannya dihargai. Oleh karena itu untuk menjaga keharmonisan hubungan antar-sesama alangkah baiknya kita saling menghargai keyakinan orang lain dan tidak menganggap keyakinan kitalah yang selalu benar.


0 Komentar:

Posting Komentar