Sabtu, 06 Agustus 2016

Hadirkan Infrastruktur Penunjang Inisiasi Pembentukan Desa Wisata Buah Naga (Dewi Buna) di Desa Kepyar, Kabupaten Wonogiri


"Tulisan ini dibuat dalam rangka berpartisipasi dalam Kompetisi Blogging Balitbang PUPR 2016. Saudara/i semua dapat juga ikut dalam kompetisi ini, adapun informasi lebih lanjut silahkan klik link ini : http://litbang.pu.go.id/humas/kompetisiblogging/. Good Luck!'. 


Desa Kepyar, Kategori Desa Miskin Sejuta Potensi

Balai Desa Kepyar
Sumber : www.wikiwand.com  

Desa Kepyar merupakan sebuah desa yang terletak di Kecamatan Purwantoro, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Secara geografis desa ini berkontur pegunungan gersang dan hanya cocok untuk bercocok tanam hanya saat musim hujan. Oleh karena itu mayoritas warganya merantau ke luar kota sebagai buruh bangunan, pabrik, pembantu rumah tangga, pedagang, dan lainnya untuk memenuhi kebutuhan ekonomi. Di Kabupaten Wonogiri setidaknya ada lima desa yang masih tergolong desa miskin. Dari kelimanya yang paling miskin adalah Desa Kepyar, sebab jumlah penduduk yang termasuk miskin mencapai 38 persen dari seluruh warga desa, sedangkan desa lainnya rata-rata 30 sampai 35 persen (timlo.net, 2012).

Dari penejelasan di atas dapat disimpulkan bahwa masalah kemiskinan adalah masalah yang sangat urgen untuk segera dientaskan di Desa Kepyar. Secara potensi pertanian memang desa ini secara umum kurang bagus. Namun, ada beberapa komoditas tanaman tertentu yang cocok untuk daerah yang berkontur seperti di Desa Kepyar seperti Buah Naga. Dewasa ini buah ini sangat digemari masyarakat dan harganya pun cukup menjanjikan. Masih sangat jarang terdapatnya sebuah sentra tanaman buah naga khususnya di Kabupaten Wonogiri. Potensi lainnya dari Desa Kepyar adalah terdapatnya dua destinasi wisata yang masi sangat alami, yaitu Air Terjun Sanginan dan Puncak Cumbri. Banyak sekali pelancong yang berwisata kedua tempat tersebut.
 
Wisata Puncak Cumbri
Sumber : http://www.cumbri.com/ 
Air Terjun Sanginan
Sumber :pasangmata.detik,com
Dalam lomba blog ini ini penulis memiliki sebuah gagasan aplikatif sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis wisata pertanian yaitu “Pembentukan Desa Wisata Buah Naga (Dewi Buna) di Desa Kepyar”. Dalam rangka penguatan gagasan, maka penulis menambahkan analisis sektor infrastruktur yang masing sangat perlu adanya bantuan dari kementrian terkait. Luaran yang diharapkan adalah terciptanya lapang pekerjaan baru dan meningkatnya sumber penghasilan masyarakat setempat yang berdampak pada kenaikan kesejahteraan ekonomi masyarakat. 


Perlu Bantuan Insfrastruktur

Pembangunan infrasturuktur merupakan aspek yang sangat penting dan vital untuk mempercepat proses pembangungan. Kunci dari berjalannya roda ekonomi adalah terdapatnya insfratruktur yang baik, layak, memadai dan terjangkau. Ini mengingatkan gerak laju dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia tidak dapat dipisahkan dari ketersediaan infrastruktur seperti sarana transportasi, telekomunikasi, dan energi.
Demikian juga dengan desa kepyar, potensi yang dimilikinya tidak akan maju pesat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat jika tidak dibarengi dengan pembangunan insfrastruktur yang memadai. Sebagai desa yang tergolong miskin, insfratruktur di desa masih belum memadai untuk dijadikan sebagai desa wisata. Hal yang harus benar-benar perlu dibantu adalah pembangunan jalan dan transportasi umum.


Peran PU dalam Pembangunan Infrastruktur 

Sesuai dengan tugas dan fungsi Departemen Pekerjaan Umum yang tercantum dalam laman resmi KemenPUPR, infrastruktur dalam lingkup pekerjaan umum meliputi infrastruktur jalan, sebagai prasarana distribusi lalu-lintas barang dan manusia maupun sebagai prasarana pembentuk struktur ruang wilayah, infrastruktur sumber daya air, sebagai prasarana untuk mendukung penyimpanan dan pendistribusian air maupun prasarana untuk pengendalian daya rusak air, infrastruktur cipta karya pada kawasan perkotaan dan perdesaan, sebagai pendukung kualitas kehidupan dan penghidupan masyarakat yang mencakup pelayanan transportasi lokal, pelayanan air minum dan sanitasi lingkungan, termasuk penanganan persampahan, penyediaan drainase untuk mengatasi genangan dan pengendalian banjir, penanganan air limbah domestik, sertapenataan ruang dalam menata struktur dan pemanfaatan serta pengendalian tataruang wialayah nasional.

Dengan demikan, Kementrian PU memiliki yang yang sangat vital dalam pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah Indonesia. Kementrian ini menjadi garda terdepan yang diandalkan oleh masyarakat dalam melakukan pembangunan-pembangunan infrastruktur yang berdampak positif bagi produktivitas sektor ekonomi. 

Harapan demikian juga senada dengan tekad Menteri KemenPUPR, DR. Ir. Mochamad Basoeki Hadimoeljono, M. Sc, dalam sebuah acara di Studio TVRI, Jakarta, Rabu (13/4) yang dimuat dalam laman resmi KemenPUPR. 

“Tahun ini dikatakan sebagai tahun percepatan pembangunan, karena kita semua tahu sekarang ini adalah era kompetisi, dan juga era keterbukaan mulai dengan Masyarakat Ekonomi ASEAN, artinya kita ini dalam persaingan,” 
Mochamad Basoeki Hadimoeljono ) 


Pentingnya Bantuan Pembangunan Jalan di Desa Kepyar 

Jalan di Desa Kepyar sebetulnya sudah mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Pembangunan jalan mulai gencar dilakukan melalui beberapa program yang telah digalakkan oleh pemerintah, seperti Program PNPM Pedesaan. Terdapat beberapa titik jalan yang sudah di aspal dan sisanya dengan rabat beton atau hot mix


Sebagian Jalan di Desa Kepyar Sudah di Hot Mix 
Sumber : Dokumentasi Group Facebook Desa Kepyar 

Namun, sebuah masalah klasik tetap terjadi yaitu kurangnya perawatan membuat jalan yang teraspal sudah rusak. Tentu saja hal ini menimbulkan masalah yang cukup berarti bagi masyarakat. Di samping itu, rabat beton juga belum dilakukan secara merata. Termasuk menuju akses potensi wisata Puncak Cumbri dan Air Terjun Sanginan. Melihat permasalahan ini, untuk mewujudkan Desa Kepyar sebagai Desa Wisata Buah Naga, maka pembangunan jalan dan fasilitas pelengkapnya (rambu-rambu dan penunjuk jalan) adalah sebuah keharusan.


Pentingnya Bantuan Pengadaan Transportasi Umum di Desa Kepyar

Saat ini tidak ada transportasi umum yang tersedia setiap hari di Desa Kepyar. Kecuali jika ada hari pasaran yaitu sepekan dua kali. Ini pun hanya satu dua mobil carry atau pick up perorangan yang belum tentu sehari bisa lebih tiga kali bolak balik dari desa ke kecamatan. 



Ilustrasi Angkutan Umum di Desa Kepyar yang Hanya Ada di Hari Pasaran
Sumber : karyonostudio2.blogspot.com  

Bagaimana mungkin sebuah tempat wisata maju tanpa ada akses transportasi umum yang memadai? Menjawab pertanyaan ini, maka sangat lah perlu bantuan pengadaan sarana transportasi umum. Harapannya adalah masyarakat dan juga wisatawan nantinya lebih mudah, murah, dan cepat mobilitasnya. 



Tujuan dan Luaran Gagasan

Tujuan utama dari gagasan ini adalah meningkatnya kesejahteraan masyarakat di Desa Kepyar dengan dibentuknya Desa Wisata Buah Naga. Pada akhirnya akan mencabut status Desa Kepyar sebagai Desa Miskin menjadi Desa Makmur dengan destinasi wisata khas Buah Naga.  Luaran gagasan yang ingin dicapai adalah terbentuknya Desa Wisata Buah Naga di Desa Kepyar. Lahan buah naga ini dikelola secara mandiri oleh masyarakat dan diberdayakan olehe beberapa kelompok masyarakat khususnya dalam hal pengolahan dan pemasaran hasil produk Buah Naga. Pada akhirnya masyarakat mempunyai sumber penghasilan yang menjanjikan dan meningkatkan kejejahteraan hidupnya. Capaian atau hasil program dalam jangka pendek dari program ini tertanaminya mayoritas lahan masyarakat dengan buah Naga. Hal ini harus dilakukan guna merelevankan Desa Kepyar dengan sebutan Desa Wisata Buah Naga. Semakin banyak tanaman buah naga dan semakin rapi pula dalam penanamannya maka akan menambah citra desa wisata Buah Naga semakin kuat. Hal ini akan bermanfaat dalam meningkatkan daya tarik para wisatawan untuk berkunjung. Setidaknya ada dua hasil utama dari program ini, yaitu secara umum Desa Kepyar menjadi Desa Wisata Buah Naga, dan secara khususnya masyarakat dapat bercocok tanam Buah Naga dan mengolah hasilnya sehingga bernilai ekonomi.

Tentu saja tujuan mulia ini akan dapat tercapai jika terdapat dukungan penuh dari beberapa pihak, salah satunya adalah bantuan insfratrutur dari pemerintah melalui Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia. Semoga melalui tulisan singkat ini, gagasan yang penulis usung dapat tersampaikan dengan baik dan ditanggapi positif. Dari Inovasi Desa, Majulah Indonesia!






Referensi :
Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat. 2016. Telaahan Isu Strategis Peran PU dalam Pembangunan Infrastruktur. Tersedia Online di : http://www.pu.go.id/isustrategis/view/9 


Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.2016. Tahun Ini Adalah Tahun Percepatan Pembangunan Infrastruktur. Tersedia Online di : http://pu.go.id/main/view_pdf/11131